Peran Teknologi Informasi dalam Meningkatkan Literasi Digital Mahasiswa di Tengah Tantangan Era Disrupsi Pendidikan
Abstract
Perkembangan teknologi informasi telah mengubah pola pendidikan di era digital, terutama dalam cara mahasiswa memperoleh dan memahami informasi. Kehadiran berbagai platform digital, media pembelajaran daring, serta akses internet yang semakin luas memberikan pengaruh besar terhadap perkembangan literasi digital di lingkungan perguruan tinggi. Dalam situasi ini, mahasiswa dituntut tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga memiliki kemampuan untuk berpikir kritis, memilah informasi, serta menggunakan media digital secara bijaksana dan bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran teknologi informasi dalam meningkatkan literasi digital mahasiswa di tengah tantangan era disrupsi pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui berbagai sumber ilmiah seperti jurnal nasional dan internasional, buku, artikel akademik, serta dokumen pendukung yang berkaitan dengan teknologi informasi dan literasi digital dalam pendidikan. Teknik analisis data dilakukan melalui proses pengumpulan, reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan berdasarkan sumber-sumber yang relevan.Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi informasi memiliki peran penting dalam meningkatkan kemampuan literasi digital mahasiswa, terutama dalam akses informasi, pengembangan wawasan akademik, kemampuan komunikasi digital, dan efektivitas pembelajaran. Di sisi lain, perkembangan teknologi juga menimbulkan tantangan, seperti maraknya informasi yang tidak valid, rendahnya kemampuan verifikasi sumber, serta kecenderungan penggunaan media digital secara berlebihan. Oleh sebab itu, diperlukan kesadaran dan kemampuan literasi digital yang baik agar mahasiswa mampu memanfaatkan teknologi informasi secara cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam proses pendidikan di era disrupsi.



