KEJAHATAN TRANSNASIONAL TERORGANISASI DI ERA DIGITAL: ANALISIS TREN KEJAHATAN SIBER DAN PERDAGANGAN MANUSIA TAHUN 2025-2026

Authors

  • Patrcia Swalika Irawan, Dwi Putri Lestarika Universitas Bengkulu Author

Abstract

Penelitian ini menganalisis perkembangan kejahatan internasional terbaru pada periode

2025-2026 dengan fokus pada kejahatan siber dan perdagangan manusia yang semakin

kompleks di era digital. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini

mengumpulkan data dari laporan Global Organized Crime Index 2025, laporan Amnesty

International, dan berbagai sumber sekunder terkait kejahatan transnasional. Hasil

penelitian menunjukkan bahwa kejahatan siber mengalami lonjakan signifikan dengan

kerugian mencapai US$10,5 triliun per tahun, sementara perdagangan manusia

berkembang dengan modus operandi yang lebih canggih menggunakan teknologi artificial

intelligence (AI)[1]. Temuan mengungkap bahwa kelompok kejahatan terorganisasi

semakin beradaptasi dengan transformasi digital, memanfaatkan celah keamanan siber

dan ketidakpastian geopolitik. Penelitian menyimpulkan bahwa respons global terhadap

kejahatan transnasional memerlukan kerja sama multilateral yang lebih kuat dan

penguatan kapasitas institusi dalam menghadapi ancaman non-violent crime yang

semakin dominan. Kajian ini memberikan kontribusi teoretis dalam memahami dinamika

kejahatan internasional kontemporer dan rekomendasi praktis bagi pembuat kebijakan

dalam menyusun strategi penanggulangan kejahatan transnasional.

Downloads

Published

2026-03-01

How to Cite

KEJAHATAN TRANSNASIONAL TERORGANISASI DI ERA DIGITAL: ANALISIS TREN KEJAHATAN SIBER DAN PERDAGANGAN MANUSIA TAHUN 2025-2026. (2026). Jurnal Masyarakat Hukum Harapan, 5(03). http://edumov.ourhope.biz.id/ojs/index.php/jm/article/view/69